Apa sebenarnya jiwa itu? Apakah ia sekadar hasil kerja otak dan tubuh, ataukah merupakan realitas nonmateriel yang menjadi inti keberadaan manusia? Pertanyaan-pertanyaan mendasar inilah yang menjadi titik tolak buku Filsafat Jiwa: Psikologi dalam Perspektif Filosofis.
Buku ini mengajak pembaca menelusuri perjalanan intelektual yang panjang mengenai hakikat jiwa, mulai dari pemikiran Plato dan Aristoteles, filsafat Islam klasik yang diwakili Ibnu Sina, hingga puncaknya dalam filsafat Hikmah Muta‘āliyah Mulla Sadra. Berbagai tema penting dibahas secara sistematis, seperti definisi jiwa, jenis-jenis jiwa, hubungan jiwa dan badan, kenonmaterian jiwa, gerak substansial, kebaruan dan keabadian jiwa, reinkarnasi, hingga kebahagiaan sebagai tujuan akhir eksistensi manusia.
Keistimewaan buku ini terletak pada kemampuannya menggabungkan argumentasi rasional, analisis filosofis, dan dalil-dalil keagamaan dalam satu pembahasan yang utuh. Pembaca tidak hanya diajak memahami teori-teori tentang jiwa, tetapi juga menelaah berbagai persoalan eksistensial yang berkaitan dengan identitas diri, kehidupan setelah kematian, dan makna kesempurnaan manusia.
Ditulis secara bertahap dan dialogis, buku ini menjadi pengantar yang berharga bagi mahasiswa, akademisi, dan siapa saja yang ingin menyelami salah satu tema paling mendasar dalam filsafat: siapakah manusia sesungguhnya, dan ke manakah perjalanan jiwanya akan berakhir.









Reviews
There are no reviews yet.